Selasa, 24 November 2020

Bahasa Inggris Bisnis : 16 Setence Active to be Passive

 

Virni Eki Septiani
27218264
3EB03

16 Setense Active to be Passive

1.       Simple present

A : Virni cooperates with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good is determined by Virni  cooperates with his friend

 

2.       Present continuous

A : Virni is cooperating with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good is being determined by Virni  cooperates with his friend

 

3.       Present perfect

A : Virni has cooperated with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good has been determined by Virni  cooperates with his friend

 

4.       Present perfect continuous
A : Virni has been cooperating with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good has been being determined by Virni  cooperates with his friend

 

5.       Simple past
A : Virni cooperated with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good was determined by Virni  cooperates with his friend

 

6.       Past continuous

A : Virni was cooperating with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good was being determined by Virni  cooperates with his friend

 

7.       Past perfect continuous

A : Virni had been cooperating with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good had been being determined by Virni  cooperates with his friend

 

8.       Future continuous

A : Virni will be cooperating with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good will be being determined by Virni  cooperates with his friend

 

9.       Past perfect

A : Virni had cooperated with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good had been determined by Virni  cooperates with his friend

 

10.   Simple future
A : Virni will cooperate with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good will be determined by Virni  cooperates with his friend

 

11.    Future perfect

A : Virni will have cooperated with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good will have been determined by Virni  cooperates with his friend

 

12.   Future perfect continuous

A : Virni will have been cooperating with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good will have been being determined by Virni  cooperates with his friend

 

13.   Past future

A : Virni would cooperate with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good would be determined by virni  cooperates with his friend

14.   Past future continuous

A : Virni would be cooperating with the friend to determine the right price of goods

P : The right price of good would be being determined by virni  cooperates with his friend

 

15.   Past future perfect

A : Virni would have cooperated with the friend to determine the right price of goods

P :  The right price of good would have been determined by virni cooperates with his friend

 

16.   Past future perfect continuous

A : Virni would have been cooperating with friend to determine the right price of goods

P : The right price of good would have been being determined by virni cooperates with his friend

Minggu, 18 Oktober 2020

Bahasa Inggris Bisnis : Sentence To Be 16 English Sentence

Virni Eki Septiani
27218264
3EB03

16 Tense

Virni bekerja sama dengan sistem untuk menentukan harga barang yang tepat
Virni cooperate with the system to determine the right price of goods


1. Simple present 
Virni cooperates with the system to determine the right price of goods

2. Present continuous 
Virni is cooperating with the system to determine the right price of goods

3. Present perfect
Virni has cooperated with the system to determine the right price of goods

4. Present perfect continuous 
Virni has been cooperating with the system to determine the right price of goods

5. Simple past 
Virni cooperated with the system to determine the right price of goods

6. Past continuous 
Virni was cooperating with the system to determine the right price of goods

7. Past perfect continuous 
Virni had been cooperating with the system to determine the right price of goods

8. Future continuous 
Virni will be cooperating with the system to determine the right price of goods

9. Past perfect
Virni had cooperated with the system to determine the right price of goods

10. Simple future
Virni will cooperate with the system to determine the right price of goods

11. 
Future perfect 
Virni will have cooperated with the system to determine the right price of goods

12. Future perfect continuous 
Virni will have been cooperating with the system to determine the right price of goods

13. Past future 
Virni would cooperate with the system to determine the right price of goods

      14.   Past future continuous 
Virni would be cooperating with the system to determine the right price of goods

      15.   Past future perfect
Virni would have cooperated with the system to determine the right price of goods        

1    16.   Past future perfect continuous
Virni would have been cooperating with the system to determine the right price of goods

Jumat, 03 April 2020

STATISTIKA 2 : Uji Hipotesa pada sampel besar

Nama : Virni Eki Septiani
Kelas  : 2EB03
NPM  : 27218264

Soal 1
Suatu provider dianggap tidak berkualitas jika kecepatan dalam mengakses gambar dengan ukuran tertentu membutuhkan waktu lebih dari 200 detik.  Guna menjaga loyalitas konsumennya, ZIPNet bermaksud menambahkan perangkat lunak pengolah gambar jika kecepatan akses mereka dianggap lambat.  Sebelumnya perusahaan ini mengamati kecepatan rata-rata seseorang dalam mengakses gambar.  ZIP-Net mencatat rata-rata waktu 64 pelanggan mengakses website bergambar secara lengkap 210 detik, dengan simpangan baku 30 detik.  Apakah ZIP-net perlu menambahkan perangkat lunak pengolah gambar? tingkat signifikan 92%























Soal 2
Stok beras di pulau Jawa dikatakan aman, jika tersedia minimal 32.500 ton.  Dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan, terutama beras, pemerintah melakukan penelitian pasokan beras ditiap kabupaten.  Dari hasil pengamatan di 36 kabupaten di pulau Jawa, diketahui rata-rata pasokan beras 30.000 ton dengan simpangan baku 5000 ton.  BULOG menyatakan bahwa stok pangan, terutama beras di pulau Jawa mencukupi, ujilah apakah pernyataan BULOG tersebut benar pada tingkat signifikan 99% 












Rabu, 25 Maret 2020

STATISTIKA 2 : Soal Latihan 2

Nama : Virni Eki Septiani
Kelas  : 2EB03
NPM  : 27218264

Soal 1


Mata kuliah statistika 2 diikuti oleh mahasiswa jenjang D3 dan mahasiswa jenjang S1.
Dari 40 mahasiswa D3 diketahui nilai rata – rata UTS 70 dengan simpangan baku 8, sedangkan dari 36 mahasiswa S1 diketahui nilai rata – rata UTS 72 dengan simpangan baku 5. Apakah ada beda nilai statistika 2 pada mahasiswa jenjang D3 dan S1 ? Tingkat signifikan 92%



















Soal 2

Sebuah perusahaan mainan memproduksi mobil – mobilan dengan remote control yang menggunakan dua baterai. Dari 25 baterai diketahui rata -  rata umur baterai yang digunakan di produk ini adalah 35 jam. Distribusi umur baterai mendekati distribusi probabilitas normal dengan standar deviasi 5,5 jam. Dugalah rata – rata umur baterai pada tingkat signifikan 90% 












Jumat, 20 Maret 2020

STATISTIKA 2 : Soal Latihan

Nama : Virni Eki Septiani
Kelas  : 2EB03
NPM  : 27218264

Soal 1
Berdasarkan data dari 5 buah warnet di margonda, diketahui waktu rata- rata 64 pengguna internet melakukan penjelajahan ( browsing ) 420 menit setiap minggu dengan simpangan baku 22,5 menit. Pengusaha warnet ingin menambah jumlah PC yang mereka sediakan, sebelumnya mereka perlu informasi tentang rata – rata waktu yang digunakan seseorang untuk browsing. Prediksilah rata – rata waktu yang digunakan seseorang setiap minggu untuk browsing. Tingkat signifikan 98%

Jawaban :



























Soal 2


ZIP –Net suatu interner provider mencatat rata –rata waktu 36 pelanggan mengakses website bergambar secara lengkap 210 detik, dengan simpangan baku 30 detik. ZIP –Net bermaksud menambahkan perangkat lunak pengolah gambar yang memungkinkan pelanggan lebih cepat mengakses website bergambar. Sebelumnya perusahaan ini ingin mengetahui kecepatan rata – rata seseorang dalam mengakses gambar. Dugalah pada tingkat signifikan 92%

Jawaban :






Selasa, 30 April 2019

Pembangunan dan Struktur Ekonomi


  1. Kelebihan dan Kekurangan dari Sektor Pertanian, Industri dan Jasa
A.      Sektor Pertanian
  Kelebihan :
·         Memiliki elastisitas permintaan yang rendah, artinya harga berubah berapapun orang akan tetep membeli produk pertanian
·         Bisa diperbaharui (renewable) dalam waktu relatif singkat
Indonesia adalah negara tropis yg memiliki sumber daya alam yg melimpah sehingga tidak tergantung dengan negara lain.
·         SDM ( Sumber Daya Manusia ) mencukupi
         Kekurangan :
·         Produksinya konstan
·         Sangat sulit ditingkatkan
·         Memiliki investasi yang mahal
·         Tersedia pada akhir panen atau siklus reproduksi ternak
·         Persedian menjadi tidak kontinyu, padahal permintaan relatif tetap sepanjang tahun
·         Masih mengalami respirasi lanjutan
·         Kerusakan dapat terjadi karena faktor fisik, kimiawi, biologi dan mikrobiologi.

B.      Sektor Industri
 Kelebihan :
·         Merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa karena skala nya yang sangat besar
·         Mengurangi pengangguran
·         Akan memunculkan potensi yang dimiliki tiap-tiap daerah
·         Memperluas pertumbuhan dengan menghubungkan daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan
·         Menghubungkan daerah terpencil dengan infrastruktur & pelayanan dasar dalam menyebarkan manfaat pembangunan secara luas
·         Meningkatkan pendapatan daerah yang berujung pula pada  meningkatnya pendapatan nasional
      Kekurangan :
·         Dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam
·         Kalahnya investor domestik dengan inverstor asing
·         Sangat sensitif terhadap kondisi makro seperti deflasi

C.      Sektor Jasa
 Kelebihan :
·         Dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi aktivitas yang lebih sering
·         Tidak perlu tempat untuk memajang (display) barang.
·         Tidak diperlukan tempat untuk menyimpan barang (gudang).
·         Tidak perlu alat angkut untuk mengirim barang kepada konsumen.
        Kekurangan :
·         Kualitas jasa dapat diketahui setelah konsumen membeli jasa.
·         Jasa yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan (diretur).

  2. Terjadi Pembangunan tanpa Struktur Ekonomi

Menurut saya, pembangunan tanpa struktur ekonomi itu tidak akan terjadi, karena seperti dalam pengertian pembangunan ekonomi itu sendiri yaitu, pertumbuhan yang diikuti oleh perubahan dalam struktur dan corak kegiatan ekonomi. Pembangunan pasti akan terjadi perubahan struktur ekonomi di suatu negara. Dan yang dimaksud dengan struktur ekonomi adalah pembagian dua bidang ekonomi. Pertama, ada yang membaginya berdasarkan tiga sektor bidang yang berbeda, yaitu ; sektor pertanian, sektor industri, sektor jasa. Kedua, berdasarkan sektor yang utama, yaitu; sektor primer, sektor sekunder dan juga  sektor pelengkap/tersier. Sektor primer itu sendiri terdiri atas pertanian, kehutanan, perikanan, dan pertambangan sedangkan sektor sekunder yang terdiri atas industri-industri pengolahan, industri air dan listrik, industri bangunan dan juga sektor tersier yang terdiri atas bidang pengangkutan dan perhubungan pemerintahan, perdagangan dan jasa-jasa perseorangan.
Proses pembangunan ekonomi biasanya diikuti dengan terjadinya perubahan-perubahan struktur dalam ekonomi. Perubahan struktur akan terkait dengan penyajian PDB menurut lapangan usaha dalam berbagai versi. Hal yang tercakup dalam bagian ini adalah tentang proses transformasi ekonomi, yaitu bagaimana perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur ekonomi sejalan dengan peningkatan pendapatan per-kapita.  Simon Kuznets menggunakan data time series berbagai negara maju untuk melihat perubahan struktur ekonomi, yaitu sektor pertanian, industri dan jasa serta peranannya terhadap penyerapan tenaga kerja.

  3. Perubahan Struktur Ekonomi Dalam Proses Pembangunan

Dalam menjalankan pembangunan tersebut, suatu Negara memiliki proses perubahan salah satunya perubahan struktur ekonomi, karena menurut Weiss (salah satu pengemuka ekonomi) mengatakan bahwa Pembangunan Ekonomi jangka panjang dengan pertumbuhan PDB akan membawa suatu perubahan mendasar dalam struktur ekonomi, yakni dari ekonomi tradisional dengan pertanian sebagai sector utama ke ekonomi modern. Perubahan struktur ekonomi diperlukan setiap Negara untuk memperlancar kelangsungan hidup masyarakatnya juga karena setiap Negara memiliki keberadaan SDA yang berbeda-beda.
Di sini terdapat tiga elemen penting yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi.
·         Pembangunan sebagai suatu proses
Pembangunan sebagai suatu proses, artinya bahwa pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat atau bangsa. Setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur, dan sejahtera.
·         Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita. Dengan demikian, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, pemerintah, dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan karena kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat.
·         Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang
Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikanterus menerus.

Dari 3 elemen pembangunan ekonomi dapat kita artikan bahwa pembangunan dilaksanakan untuk menuju perbaikan suatu Negara dalam meningkatkan pendapatan per kapita dengan memperhatikan pemerataan pembangunan Negara – nya. Dalam menjalankan pembangunan tersebut, suatu Negara memiliki proses perubahan salah satunya perubahan struktur ekonomi.

  4. Pembangunan yang hanya mengejar Pertumbuhan tanpa menghiraukan Kelestarian Lingkungan
Menurut saya, jika ingin melakukan sesuatu pembangunan alangkah baiknya memikirkan resiko yang akan timbul atau dampaknya pada lingkungan. Memang bagus jika kita mengejar pembangunan sehingga dapat memiliki dampak positif pada bertambahnya lapangan pekerjaan sehingga pertumbuhan ekonomi pun otomatis juga akan meningkat. Tetapi setelah pembangunan sudah jadi, seperti contoh pabrik – pabrik, justru membuat kekecewaan yaitu dengan tidak menghiraukan kelestarian lingkungan alam dengan membuang limbah cair ke sungai tanpa proses pengelolaan limbah yang berwawasan lingkungan. Hal ini akan merugikan manusia dan juga ekosistem di sekitar lingkungan tersebut. SDA di Indonesia perlahan-lahan menjadi rusak dan hilang fungsi alamnya. Padahal  Sumber daya alam atau SDA adalah tulang punggung perekonomian suatu negara. Berbagai cara dilakukan untuk memanfaatkan SDA yang ada sebagai langkah untuk memakmurkan rakyat negara tersebut.
Contoh lainnya, Hutan di Pulau Jawa yang sedikit demi sedikit menghilang karena pembangunan pemukiman untuk penduduk yang bertumbuh pesat di Pulau Jawa, sehingga dapat menciptakan kerusakan lingkungan hidup. Dalam masalah pemerataan penduduk pemerintah telah menjalankan program transmigrasi sejak 1950, namun sampai sekarang program tersebut masih belum bisa dioptimalkan dan pertumbuhan penduduk masih tetap terkonsentrasi di Jawa. Pembakaran hutan gambut di kalimantan juga merupakan hal yang sangat merugikan lingkungan hidup. Sudah diketahui oleh khalayak banyak bahwa Hutan Kalimantan merupakan penyumbang sebagian udara bersih dan dijuluki sebagai “Paru-Paru Dunia”. Namun Hutan Gambut di Kalimantan dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab karena ingin melakukan pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan.



























Selasa, 16 April 2019

Inflansi dan Kemiskinan


  1. Pengertian dari Inflasi, Revaluasi, Devisa Umum dan Valuta Asing

A.      Inflasi 
Suatu keadaan perekonomian di suatu negara dimana terjadi kecenderungan kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam waktu yang panjang (kontinu) disebabkan karena tidak seimbangnya arus uang dan barang.

Menurut Para Ahli
·      Sadono Sukirno
     Inflasi adalah suatu proses  terjadinya kenaikan harga-harga yang terjadi dalam suatu perekonomian.
·      Bank Indonesia (BI)
     Inflasi adalah kecenderungan harga-harga untuk meningkat secara umum dan terus menerus
·      Dwi Eko Waluyo
           Inflasi adalah bentuk penyakit-penyakit ekonomi yang sering timbul dan dialami hampir di seluruh negara. Kecenderungan dari kenaikan harga-harga pada umumnya serta terjadi secara terus-menerus.

B.      Revaluasi 
Suatu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan nilai mata uang dalam negeri (Rupiah) terhadap mata uang asing. Revaluasi bisa terjadi karena adanya kebijakan pemerintah untuk memperbaiki perekonomian.

C.      Devisa Umum
Devisa yang dapat diperoleh tanpa adanya kewajiban untuk mengembalikannya. Contoh: ekspor, penyelenggaraan jasa-jasa, dan penerimaan modal.

D.      Valuta Asing
Mata uang asing yang diakui dan di terima dalam sistem perdagangan internasional

       Menurut Para Ahli
·         Jose Rizal Joesoef
Valuta asing adalah mata uang yang digunakan dalam melakukan transaksi atau pembayaran internasional sebagai alat pembayaran di luar negeri
·         Eng, Les, dan Mauer
Valuta asing berarti mata uang asing yang dapat dijadikan klaim keuangan atau aset pada suatu perusahaan

  2. Menurut pendapat saya, inflasi tidak selalu merugikan atau berdampak negatif tetapi inflasi juga ada yang dampak positifnya. Dampak positif dari inflasi salah satunya adalah meningkatkan pendapat sehingga membuat seseorang menjadi semangat untuk bekerja, ini merupakan dampak dari inflasi ringan. Tetapi bagi seseorang yang memiliki pendapatannya tetap, inflasi sangat merugikan mereka. Pada umumnya, masalah inflasi datang ketika masyarakat mengalami inflasi yang tidak terduga dan tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Jika pendapatan setiap orang tidak meningkat, maka daya beli setiap orangpun akan berkurang dan akhirnya menyebabkan perekonomian menjadi lambat. Jadi, inflasi sekecil apapun dapat selalu menimbulkan masalah. Oleh karena itu, diharapkan peranan pemerintah untuk campur tangan dalam kebijakan, baik dengan menyediakan kebutuhan barang masyarkat maupun dengan memeratakan peekonomian hingga ke pelosok – pelosok. Inflasi terhadapat barang ekspor juga menjadi masalah karena dapat menyulitkan kedua belah pihak, baik pihak eksportir maupun pihak yang menerima barang ekspor tersebut. Pihak atau negara akan mengalamikerugian karena daya saing ekspor berkurang. Akibatnya , barang yang dijual menjadi berkurang dan juga devisa yang diperoleh semakin sedikit. Inflasi juga dapat menyebabkan penetapan hargapokok menjadi terlalu kecil atauapun terlalu besar. Sehingga membuat kekacauan perekonomian suatu negara apalagi kekacauan untuk produsennya sendiri.Kondisi seperti ini akan mempengaruhi stabilitas keamanan dan juga politik. Sehingga memungkinkan bagi pemerintah untuk memikirkan bagaimana agar inflasi tidak terlalu parah untuk masyarakat.

  3. Faktor – faktor yang mempengaruhi investasi dalam perekonomian suatu negara

A.      Suku Bunga
Merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi.

B.      Pendapatan nasional per kapita untuk tingkat negara (nasional) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi dan Kabupaten atau Kota.
Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atau daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita atau PDRB per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.

C.      Kondisi sarana dan prasarana
Sarana dan Prasarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi contohnya antara lain: jalan, ter-minal, pelabuhan, bandar udara dan lainlain. Sarana dan prasrana tele-komunikasi contohnya: jaringan telepon kabel maupun nirkabel, jaringan internet, prasarana dan sarana pos. Sedangkan contoh dari utilitas adalah tersedianya air bersih, listrik dan lain-lain.

D.      Birokrasi perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat. Padahal bagi pengusaha, waktu adalah uang. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.

E.       Kualitas sumber daya manusia
Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.

  4.  Pengertian Kemiskinan dan Garis Kemiskinan
Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti pangan, sandang, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan yang layak.


                Menurut Para Ahli
·         Hall dan Midgley
Kemiskinan adalah kondisi deprivasi materi dan sosial yang menyebabkan individu hidup di bawah standar kehidupan yang layak, atau kondisi di mana individu mengalami deprivasi relatif dibandingkan dengan individu yang lainnya dalam masyarakat.

·         Faturachman dan Marcelinus Molo
Kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang atau beberapa orang (rumah tangga) untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

·         Reitsma dan Kleinpenning
Kemiskinan adalah ketidakmampuan individu untuk memenuhi kebutuhannya, baik yang bersifat material maupun non-material.

Garis kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. Dalam praktiknya, pemahaman resmi atau umum masyarakat mengenai garis kemiskinan  lebih tinggi di negara maju daripada di negara berkembang.

  5.   Penyebab dan Dampak Kemiskinan di Indonesia
 Dampak Kemiskinan
·         Kriminalitas Meningkat
Kemiskinan seringkali dikaitkan dengan kriminalitas. Bukan tanpa sebab, karena masyarakat miskin cenderung melakukan apa saja untuk memenuhi kebuhtuhan hidup mereka, termasuk melakukan kriminalitas. Beberapa bentuk kriminalitas tersebut yaitu pencurian, perampokan, begal, penipuan, bahkan pembunuhan.

·         Angka Kematian yang Tinggi
Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan umumnya tidak mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Hal ini menyebabkan tingginya angka kematian pada masyarakat miskin. Selain itu, gizi yang buruk juga merupakan masalah yang sering terjadi pada masyarakat miskin. Asupan gizi yang kurang menyebabkan kesehatan dan perkembangan fisik masyarakat miskin sangat buruk.

·         Akses Pendidikan Tertutup
Biaya pendidikan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkau dunia pendidikan. Hal ini semakin memperburuk situasi masyarakat yang kekurangan karena kurangnya pendidikan membuat mereka tidak bisa bersaing dan tidak bisa bangkit dari keterpurukan.

·         Pengangguran Semakin Banyak
Masyarakat miskin yang tidak mendapatkan akses pendidikan akan sulit bersaing di dunia kerja maupun usaha. Hal ini kemudian akan menyebabkan pengangguran semakin meningkat.

·         Munculnya Konflik di Masyarakat
Rasa kecewa dan ketidakpuasan masyarakat miskin biasanya dilampiaskan dengan berbagai tindakan anarkis. Bahkan seringkali konflik bernuansa SARA timbul di masyarakat sebagai cara pelampiasan kekecewaan masyarakat miskin.

Penyebab Kemiskinan
·         Laju Pertumbuhan Penduduk
Angka kelahiran yang tinggi akan mengakibatkan laju pertumbuhan penduduk suatu negara menjadi besar. Bila laju pertumbuhan ini tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka hal ini akan mengakibatkan angka kemiskinan akan semakin meningkat di suatu negara.

·         Angka Pengangguran Tinggi
Lapangan kerja yang terbatas menyebabkan angka pengangguran di suatu negara menjadi tinggi. Semakin banyak pengangguran maka angka kemiskinan juga akan meningkat. Peningkatan angka pengangguran juga dapat menimbulkan masalah lain yang meresahkan masyarakat. Misalnya munculnya pelaku tindak kejahatan, pengemis, dan lain-lain.

·         Tingkat Pendidikan yang Rendah
Masyarakat yang tingkat pendidikannya rendah cenderung tidak memiliki keterampilan, wawasan, dan pengetahuan yang memadai. Sehingga mereka tidak bisa bersaing dengan masyarakat yang berpendidikan tinggi di dunia kerja maupun dunia usaha. Hal ini kemudian membuat angka pengangguran dan kemiskinan menjadi bertambah.

·         Bencana Alam
Bencana alam merupakan faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat dicegah karena berasal dari alam. Bencana alam seperti tsunami, banjir, tanah longsor, dan lain-lain, akan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur maupun psikologis. Peristiwa bencana alam yang besar dapat mengakibatkan masyarakat mengalami kemiskinan karena kehilangan harta.

·         Distribusi yang Tidak Merata
Ketidaksamaan pola kepemilikian sumber daya akan menimbulkan ketimpangan dalam distribusi pendapatan. Pada umumnya, masyarakat yang hanya memiliki sumber daya terbatas dan berkualitas rendah berada di bawah garis kemiskinan.








Bahasa Inggris Bisnis : 16 Setence Active to be Passive

  Virni Eki Septiani 27218264 3EB03 16 Setense Active to be Passive 1.        Simple present A : Virni cooperates with the friend to...