1. Pengertian dari :
a.
Marketing mix
Marketing Mix adalah strategi pemasaran
yang dapat menentukan kesuksesan perusahaan dalam mengejar
profit atau keuntungan maksimal dengan cara meningkatkan jumlah pelanggan dan
meningkatkan hasil penjualan
karena menggunakan semua alat- alat pemasaran dalam sebuah perusahaan
yang tergabung dalam konsep 7P, yaitu products, price,
promotions, place,
partisipant, process, physical evidence.
b.
SWOT
SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu
spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats).
c.
Franchising
Franchising/waralaba adalah hak-hak untuk menjual suatu produk
atau jasa maupun layanan.
Menurut Hukum
Pemerintah Indonesia, Waralaba adalah perikatan yang salah satu pihaknya
diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual
(HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan
suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut
dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.
d.
Price
Menurut Marius (1999 : 24) , Harga (price) merupakan
jumlah uang yang harus konsumen bayarkan untuk mendapatkan suatu produk.
Harga merupakan variabel dari program bauran pemasaran yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Harga merupakan variabel dari program bauran pemasaran yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Sedangkan menurut Kotler (2001 : 439) , Harga adalah
sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa, atau jumlah dari
nilai yang ditukar konsumen atas manfaat-manfaat karena memiliki atau menggunakan
produk atau jasa tersebut.
Maka dapat disimpulkan, Harga adalah sejumlah uang
yang harus dikeluarkan oleh konsumen untuk mendapatkan produk atau jasa yang
dibelinya guna memenuhi kebutuhan dan keinginannya.
e.
Market / Pasar
Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi,
prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa,
dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang
dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang.
2. Perbedaan Dari Perusahaan
Yang Melakukan Orientasi Pasar dengan Perusahaan Yang Tidak Melakukan Orientasi
Pasar
Perusahaan Yang Melakukan Orientasi Pasar
-Keunggulan daya saing perusahaan
- Memproduksi barang disesuaikan dengan segmentasi pasar, sehingga mereka dapat memperoleh pangsa pasar yang cukup besar
- Nilai pelanggan yang superior
- Terciptanya kinerja bisnis yang superior
- Profitabilitas jangka panjang
Perusahaan Yang Tidak Melakukan Orientasi Pasar
- Memiliki pemikiran yang dangkal terhadap persaingan antar perusahaan - Kalah bersaing dengan perusahaan lain
- Biasanya hanya mempunyai tujuan saja tanpa menentukan visi misi secara detail
- Tidak inovatif
- Tidak dapat mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen
3. Pendapat Mengenai Orientasi
Pasar
Menurut pendapat saya, perusahaan yang melakukan orientasi
pasar akan lebih berhasil daripada perusahaan yang tidak melakukan orientasi
pasar. Karena perusahaan yang mampu bertahan dalam sebuah persaingan adalah
dengan melakukannya orientasi pasar. Perusahaan yang sudah melakukan orientasi
pasar, biasanya lebih mampu dalam berinovasi , lebih mampu merencanakan
bagaimana bisa mencapai suatu tujuannya, lebih mampu memikirkan cara agar
perusahaannya dapat bersaing dengan perusahaan lain. Perusahaan yang melakukan
orientasi pasar juga akan berhasil karena perusahaan tersebut memikirkan
kebutuhan apa saja yang ke depannya akan di butuhkan oleh konsumen atau
pelanggan. Jika perusahaan yang tidak melakukan orientasi pasar akan mengalami
kesulitan dalam keberhasilan karena, perusahaan tersebut akan sedikit sulit
dalam memikirkan dunia persaingan perusahaannya dan juga akan sulit mengetahui
apa yang di butuhkan konsumen untuk kedepannya nanti.
4. Contoh Franchising
Franchise asing :
- KFC
- McDonald's
- Burger King
- Pizza Hut
- Carrefour
Franchise lokal :
- Pecel lele lela
- J.CO
- Bumbu desa
- Kebab Turki Baba Rafi
- EsTteler 77
- KFC
- McDonald's
- Burger King
- Pizza Hut
- Carrefour
Franchise lokal :
- Pecel lele lela
- J.CO
- Bumbu desa
- Kebab Turki Baba Rafi
- EsTteler 77
1.
https://jurnal-blog-prod.cd.jurnal.id/2018-mengenal-7-konsep-mix-marketing-dalam-perusahaan-jasa/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar