1. Kelebihan dan Kekurangan dari Sektor
Pertanian, Industri dan Jasa
A.
Sektor Pertanian
Kelebihan
:
·
Memiliki elastisitas permintaan yang rendah,
artinya harga berubah berapapun orang akan tetep membeli produk pertanian
·
Bisa diperbaharui (renewable) dalam waktu
relatif singkat
Indonesia adalah negara tropis yg memiliki sumber daya alam yg melimpah sehingga tidak tergantung dengan negara lain.
Indonesia adalah negara tropis yg memiliki sumber daya alam yg melimpah sehingga tidak tergantung dengan negara lain.
·
SDM ( Sumber Daya Manusia ) mencukupi
Kekurangan :
·
Produksinya konstan
·
Sangat sulit ditingkatkan
·
Memiliki investasi yang mahal
·
Tersedia pada akhir panen atau siklus
reproduksi ternak
·
Persedian menjadi tidak kontinyu, padahal
permintaan relatif tetap sepanjang tahun
·
Masih mengalami respirasi lanjutan
·
Kerusakan dapat terjadi karena faktor fisik,
kimiawi, biologi dan mikrobiologi.
B.
Sektor Industri
Kelebihan
:
·
Merupakan salah satu penopang perekonomian
bangsa karena skala nya yang sangat besar
·
Mengurangi pengangguran
·
Akan memunculkan potensi yang dimiliki
tiap-tiap daerah
·
Memperluas pertumbuhan dengan menghubungkan daerah
tertinggal dengan pusat pertumbuhan
·
Menghubungkan daerah terpencil dengan
infrastruktur & pelayanan dasar dalam menyebarkan manfaat pembangunan
secara luas
·
Meningkatkan pendapatan daerah yang berujung
pula pada meningkatnya pendapatan nasional
Kekurangan :
·
Dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya
alam
·
Kalahnya investor domestik dengan inverstor
asing
·
Sangat sensitif terhadap kondisi makro seperti
deflasi
C.
Sektor Jasa
Kelebihan
:
·
Dapat meraih keuntungan tinggi dengan
frekuensi aktivitas yang lebih sering
·
Tidak perlu tempat untuk memajang (display)
barang.
·
Tidak diperlukan tempat untuk menyimpan barang
(gudang).
·
Tidak perlu alat angkut untuk mengirim barang
kepada konsumen.
Kekurangan :
·
Kualitas jasa dapat diketahui setelah konsumen
membeli jasa.
·
Jasa yang sudah dibeli tidak dapat
dikembalikan (diretur).
2. Terjadi Pembangunan tanpa Struktur Ekonomi
Menurut
saya, pembangunan tanpa struktur ekonomi itu tidak akan terjadi, karena seperti
dalam pengertian pembangunan ekonomi itu sendiri yaitu, pertumbuhan yang
diikuti oleh perubahan dalam struktur dan corak kegiatan ekonomi. Pembangunan
pasti akan terjadi perubahan struktur ekonomi di suatu negara. Dan yang
dimaksud dengan struktur ekonomi adalah pembagian dua bidang ekonomi. Pertama,
ada yang membaginya berdasarkan tiga sektor bidang yang berbeda, yaitu ; sektor
pertanian, sektor industri, sektor jasa. Kedua, berdasarkan sektor yang utama, yaitu;
sektor primer, sektor sekunder dan juga sektor
pelengkap/tersier. Sektor primer itu sendiri terdiri atas pertanian, kehutanan,
perikanan, dan pertambangan sedangkan sektor sekunder yang terdiri atas
industri-industri pengolahan, industri air dan listrik, industri bangunan dan
juga sektor tersier yang terdiri atas bidang pengangkutan dan perhubungan
pemerintahan, perdagangan dan jasa-jasa perseorangan.
Proses
pembangunan ekonomi biasanya diikuti dengan terjadinya perubahan-perubahan struktur
dalam ekonomi. Perubahan struktur akan terkait dengan penyajian PDB
menurut lapangan usaha dalam berbagai versi. Hal yang tercakup dalam bagian ini
adalah tentang proses transformasi ekonomi, yaitu bagaimana perubahan-perubahan
yang terjadi dalam struktur ekonomi sejalan dengan peningkatan pendapatan per-kapita. Simon
Kuznets menggunakan data time series berbagai negara maju untuk melihat
perubahan struktur ekonomi, yaitu sektor pertanian, industri dan jasa serta
peranannya terhadap penyerapan tenaga kerja.
3. Perubahan Struktur Ekonomi Dalam Proses
Pembangunan
Dalam
menjalankan pembangunan tersebut, suatu Negara memiliki proses
perubahan salah satunya perubahan struktur ekonomi, karena menurut
Weiss (salah satu pengemuka ekonomi) mengatakan bahwa Pembangunan Ekonomi
jangka panjang dengan pertumbuhan PDB akan membawa suatu perubahan mendasar
dalam struktur ekonomi, yakni dari ekonomi tradisional dengan pertanian sebagai
sector utama ke ekonomi modern. Perubahan struktur ekonomi diperlukan setiap
Negara untuk memperlancar kelangsungan hidup masyarakatnya juga karena setiap
Negara memiliki keberadaan SDA yang berbeda-beda.
Di sini
terdapat tiga elemen penting yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi.
·
Pembangunan sebagai suatu proses
Pembangunan sebagai suatu proses, artinya bahwa pembangunan
merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat atau bangsa.
Setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi
yang adil, makmur, dan sejahtera.
·
Pembangunan sebagai suatu usaha untuk
meningkatkan pendapatan perkapita
Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang
harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan
perkapita. Dengan demikian, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat,
pemerintah, dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk
berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan karena
kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan
masyarakat.
·
Peningkatan pendapatan perkapita harus
berlangsung dalam jangka panjang
Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang
apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini
tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikanterus menerus.
Dari 3 elemen pembangunan ekonomi dapat kita artikan bahwa
pembangunan dilaksanakan untuk menuju perbaikan suatu Negara dalam meningkatkan
pendapatan per kapita dengan memperhatikan pemerataan pembangunan Negara – nya.
Dalam menjalankan pembangunan tersebut, suatu Negara memiliki proses
perubahan salah satunya perubahan struktur ekonomi.
4. Pembangunan yang hanya mengejar Pertumbuhan
tanpa menghiraukan Kelestarian Lingkungan
Menurut
saya, jika ingin melakukan sesuatu pembangunan alangkah baiknya memikirkan
resiko yang akan timbul atau dampaknya pada lingkungan. Memang bagus jika kita
mengejar pembangunan sehingga dapat memiliki dampak positif pada bertambahnya
lapangan pekerjaan sehingga pertumbuhan ekonomi pun otomatis juga akan
meningkat. Tetapi setelah pembangunan sudah jadi, seperti contoh pabrik –
pabrik, justru membuat kekecewaan yaitu dengan tidak menghiraukan kelestarian
lingkungan alam dengan membuang limbah cair ke sungai tanpa proses pengelolaan
limbah yang berwawasan lingkungan. Hal ini akan merugikan manusia dan juga
ekosistem di sekitar lingkungan tersebut. SDA di Indonesia perlahan-lahan
menjadi rusak dan hilang fungsi alamnya. Padahal Sumber daya alam atau SDA adalah tulang
punggung perekonomian suatu negara. Berbagai cara dilakukan untuk memanfaatkan
SDA yang ada sebagai langkah untuk memakmurkan rakyat negara tersebut.
Contoh
lainnya, Hutan di Pulau Jawa yang sedikit demi sedikit menghilang karena
pembangunan pemukiman untuk penduduk yang bertumbuh pesat di Pulau Jawa, sehingga
dapat menciptakan kerusakan lingkungan hidup. Dalam masalah pemerataan penduduk
pemerintah telah menjalankan program transmigrasi sejak 1950, namun sampai
sekarang program tersebut masih belum bisa dioptimalkan dan pertumbuhan penduduk
masih tetap terkonsentrasi di Jawa. Pembakaran hutan gambut di kalimantan juga
merupakan hal yang sangat merugikan lingkungan hidup. Sudah diketahui oleh
khalayak banyak bahwa Hutan Kalimantan merupakan penyumbang sebagian udara
bersih dan dijuluki sebagai “Paru-Paru Dunia”. Namun Hutan Gambut di Kalimantan
dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab karena ingin melakukan
pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan.