Selasa, 30 April 2019

Pembangunan dan Struktur Ekonomi


  1. Kelebihan dan Kekurangan dari Sektor Pertanian, Industri dan Jasa
A.      Sektor Pertanian
  Kelebihan :
·         Memiliki elastisitas permintaan yang rendah, artinya harga berubah berapapun orang akan tetep membeli produk pertanian
·         Bisa diperbaharui (renewable) dalam waktu relatif singkat
Indonesia adalah negara tropis yg memiliki sumber daya alam yg melimpah sehingga tidak tergantung dengan negara lain.
·         SDM ( Sumber Daya Manusia ) mencukupi
         Kekurangan :
·         Produksinya konstan
·         Sangat sulit ditingkatkan
·         Memiliki investasi yang mahal
·         Tersedia pada akhir panen atau siklus reproduksi ternak
·         Persedian menjadi tidak kontinyu, padahal permintaan relatif tetap sepanjang tahun
·         Masih mengalami respirasi lanjutan
·         Kerusakan dapat terjadi karena faktor fisik, kimiawi, biologi dan mikrobiologi.

B.      Sektor Industri
 Kelebihan :
·         Merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa karena skala nya yang sangat besar
·         Mengurangi pengangguran
·         Akan memunculkan potensi yang dimiliki tiap-tiap daerah
·         Memperluas pertumbuhan dengan menghubungkan daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan
·         Menghubungkan daerah terpencil dengan infrastruktur & pelayanan dasar dalam menyebarkan manfaat pembangunan secara luas
·         Meningkatkan pendapatan daerah yang berujung pula pada  meningkatnya pendapatan nasional
      Kekurangan :
·         Dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam
·         Kalahnya investor domestik dengan inverstor asing
·         Sangat sensitif terhadap kondisi makro seperti deflasi

C.      Sektor Jasa
 Kelebihan :
·         Dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi aktivitas yang lebih sering
·         Tidak perlu tempat untuk memajang (display) barang.
·         Tidak diperlukan tempat untuk menyimpan barang (gudang).
·         Tidak perlu alat angkut untuk mengirim barang kepada konsumen.
        Kekurangan :
·         Kualitas jasa dapat diketahui setelah konsumen membeli jasa.
·         Jasa yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan (diretur).

  2. Terjadi Pembangunan tanpa Struktur Ekonomi

Menurut saya, pembangunan tanpa struktur ekonomi itu tidak akan terjadi, karena seperti dalam pengertian pembangunan ekonomi itu sendiri yaitu, pertumbuhan yang diikuti oleh perubahan dalam struktur dan corak kegiatan ekonomi. Pembangunan pasti akan terjadi perubahan struktur ekonomi di suatu negara. Dan yang dimaksud dengan struktur ekonomi adalah pembagian dua bidang ekonomi. Pertama, ada yang membaginya berdasarkan tiga sektor bidang yang berbeda, yaitu ; sektor pertanian, sektor industri, sektor jasa. Kedua, berdasarkan sektor yang utama, yaitu; sektor primer, sektor sekunder dan juga  sektor pelengkap/tersier. Sektor primer itu sendiri terdiri atas pertanian, kehutanan, perikanan, dan pertambangan sedangkan sektor sekunder yang terdiri atas industri-industri pengolahan, industri air dan listrik, industri bangunan dan juga sektor tersier yang terdiri atas bidang pengangkutan dan perhubungan pemerintahan, perdagangan dan jasa-jasa perseorangan.
Proses pembangunan ekonomi biasanya diikuti dengan terjadinya perubahan-perubahan struktur dalam ekonomi. Perubahan struktur akan terkait dengan penyajian PDB menurut lapangan usaha dalam berbagai versi. Hal yang tercakup dalam bagian ini adalah tentang proses transformasi ekonomi, yaitu bagaimana perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur ekonomi sejalan dengan peningkatan pendapatan per-kapita.  Simon Kuznets menggunakan data time series berbagai negara maju untuk melihat perubahan struktur ekonomi, yaitu sektor pertanian, industri dan jasa serta peranannya terhadap penyerapan tenaga kerja.

  3. Perubahan Struktur Ekonomi Dalam Proses Pembangunan

Dalam menjalankan pembangunan tersebut, suatu Negara memiliki proses perubahan salah satunya perubahan struktur ekonomi, karena menurut Weiss (salah satu pengemuka ekonomi) mengatakan bahwa Pembangunan Ekonomi jangka panjang dengan pertumbuhan PDB akan membawa suatu perubahan mendasar dalam struktur ekonomi, yakni dari ekonomi tradisional dengan pertanian sebagai sector utama ke ekonomi modern. Perubahan struktur ekonomi diperlukan setiap Negara untuk memperlancar kelangsungan hidup masyarakatnya juga karena setiap Negara memiliki keberadaan SDA yang berbeda-beda.
Di sini terdapat tiga elemen penting yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi.
·         Pembangunan sebagai suatu proses
Pembangunan sebagai suatu proses, artinya bahwa pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat atau bangsa. Setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur, dan sejahtera.
·         Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita. Dengan demikian, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, pemerintah, dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan karena kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat.
·         Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang
Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikanterus menerus.

Dari 3 elemen pembangunan ekonomi dapat kita artikan bahwa pembangunan dilaksanakan untuk menuju perbaikan suatu Negara dalam meningkatkan pendapatan per kapita dengan memperhatikan pemerataan pembangunan Negara – nya. Dalam menjalankan pembangunan tersebut, suatu Negara memiliki proses perubahan salah satunya perubahan struktur ekonomi.

  4. Pembangunan yang hanya mengejar Pertumbuhan tanpa menghiraukan Kelestarian Lingkungan
Menurut saya, jika ingin melakukan sesuatu pembangunan alangkah baiknya memikirkan resiko yang akan timbul atau dampaknya pada lingkungan. Memang bagus jika kita mengejar pembangunan sehingga dapat memiliki dampak positif pada bertambahnya lapangan pekerjaan sehingga pertumbuhan ekonomi pun otomatis juga akan meningkat. Tetapi setelah pembangunan sudah jadi, seperti contoh pabrik – pabrik, justru membuat kekecewaan yaitu dengan tidak menghiraukan kelestarian lingkungan alam dengan membuang limbah cair ke sungai tanpa proses pengelolaan limbah yang berwawasan lingkungan. Hal ini akan merugikan manusia dan juga ekosistem di sekitar lingkungan tersebut. SDA di Indonesia perlahan-lahan menjadi rusak dan hilang fungsi alamnya. Padahal  Sumber daya alam atau SDA adalah tulang punggung perekonomian suatu negara. Berbagai cara dilakukan untuk memanfaatkan SDA yang ada sebagai langkah untuk memakmurkan rakyat negara tersebut.
Contoh lainnya, Hutan di Pulau Jawa yang sedikit demi sedikit menghilang karena pembangunan pemukiman untuk penduduk yang bertumbuh pesat di Pulau Jawa, sehingga dapat menciptakan kerusakan lingkungan hidup. Dalam masalah pemerataan penduduk pemerintah telah menjalankan program transmigrasi sejak 1950, namun sampai sekarang program tersebut masih belum bisa dioptimalkan dan pertumbuhan penduduk masih tetap terkonsentrasi di Jawa. Pembakaran hutan gambut di kalimantan juga merupakan hal yang sangat merugikan lingkungan hidup. Sudah diketahui oleh khalayak banyak bahwa Hutan Kalimantan merupakan penyumbang sebagian udara bersih dan dijuluki sebagai “Paru-Paru Dunia”. Namun Hutan Gambut di Kalimantan dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab karena ingin melakukan pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan.



























Selasa, 16 April 2019

Inflansi dan Kemiskinan


  1. Pengertian dari Inflasi, Revaluasi, Devisa Umum dan Valuta Asing

A.      Inflasi 
Suatu keadaan perekonomian di suatu negara dimana terjadi kecenderungan kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam waktu yang panjang (kontinu) disebabkan karena tidak seimbangnya arus uang dan barang.

Menurut Para Ahli
·      Sadono Sukirno
     Inflasi adalah suatu proses  terjadinya kenaikan harga-harga yang terjadi dalam suatu perekonomian.
·      Bank Indonesia (BI)
     Inflasi adalah kecenderungan harga-harga untuk meningkat secara umum dan terus menerus
·      Dwi Eko Waluyo
           Inflasi adalah bentuk penyakit-penyakit ekonomi yang sering timbul dan dialami hampir di seluruh negara. Kecenderungan dari kenaikan harga-harga pada umumnya serta terjadi secara terus-menerus.

B.      Revaluasi 
Suatu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan nilai mata uang dalam negeri (Rupiah) terhadap mata uang asing. Revaluasi bisa terjadi karena adanya kebijakan pemerintah untuk memperbaiki perekonomian.

C.      Devisa Umum
Devisa yang dapat diperoleh tanpa adanya kewajiban untuk mengembalikannya. Contoh: ekspor, penyelenggaraan jasa-jasa, dan penerimaan modal.

D.      Valuta Asing
Mata uang asing yang diakui dan di terima dalam sistem perdagangan internasional

       Menurut Para Ahli
·         Jose Rizal Joesoef
Valuta asing adalah mata uang yang digunakan dalam melakukan transaksi atau pembayaran internasional sebagai alat pembayaran di luar negeri
·         Eng, Les, dan Mauer
Valuta asing berarti mata uang asing yang dapat dijadikan klaim keuangan atau aset pada suatu perusahaan

  2. Menurut pendapat saya, inflasi tidak selalu merugikan atau berdampak negatif tetapi inflasi juga ada yang dampak positifnya. Dampak positif dari inflasi salah satunya adalah meningkatkan pendapat sehingga membuat seseorang menjadi semangat untuk bekerja, ini merupakan dampak dari inflasi ringan. Tetapi bagi seseorang yang memiliki pendapatannya tetap, inflasi sangat merugikan mereka. Pada umumnya, masalah inflasi datang ketika masyarakat mengalami inflasi yang tidak terduga dan tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Jika pendapatan setiap orang tidak meningkat, maka daya beli setiap orangpun akan berkurang dan akhirnya menyebabkan perekonomian menjadi lambat. Jadi, inflasi sekecil apapun dapat selalu menimbulkan masalah. Oleh karena itu, diharapkan peranan pemerintah untuk campur tangan dalam kebijakan, baik dengan menyediakan kebutuhan barang masyarkat maupun dengan memeratakan peekonomian hingga ke pelosok – pelosok. Inflasi terhadapat barang ekspor juga menjadi masalah karena dapat menyulitkan kedua belah pihak, baik pihak eksportir maupun pihak yang menerima barang ekspor tersebut. Pihak atau negara akan mengalamikerugian karena daya saing ekspor berkurang. Akibatnya , barang yang dijual menjadi berkurang dan juga devisa yang diperoleh semakin sedikit. Inflasi juga dapat menyebabkan penetapan hargapokok menjadi terlalu kecil atauapun terlalu besar. Sehingga membuat kekacauan perekonomian suatu negara apalagi kekacauan untuk produsennya sendiri.Kondisi seperti ini akan mempengaruhi stabilitas keamanan dan juga politik. Sehingga memungkinkan bagi pemerintah untuk memikirkan bagaimana agar inflasi tidak terlalu parah untuk masyarakat.

  3. Faktor – faktor yang mempengaruhi investasi dalam perekonomian suatu negara

A.      Suku Bunga
Merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi.

B.      Pendapatan nasional per kapita untuk tingkat negara (nasional) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi dan Kabupaten atau Kota.
Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atau daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita atau PDRB per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.

C.      Kondisi sarana dan prasarana
Sarana dan Prasarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi contohnya antara lain: jalan, ter-minal, pelabuhan, bandar udara dan lainlain. Sarana dan prasrana tele-komunikasi contohnya: jaringan telepon kabel maupun nirkabel, jaringan internet, prasarana dan sarana pos. Sedangkan contoh dari utilitas adalah tersedianya air bersih, listrik dan lain-lain.

D.      Birokrasi perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat. Padahal bagi pengusaha, waktu adalah uang. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.

E.       Kualitas sumber daya manusia
Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.

  4.  Pengertian Kemiskinan dan Garis Kemiskinan
Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti pangan, sandang, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan yang layak.


                Menurut Para Ahli
·         Hall dan Midgley
Kemiskinan adalah kondisi deprivasi materi dan sosial yang menyebabkan individu hidup di bawah standar kehidupan yang layak, atau kondisi di mana individu mengalami deprivasi relatif dibandingkan dengan individu yang lainnya dalam masyarakat.

·         Faturachman dan Marcelinus Molo
Kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang atau beberapa orang (rumah tangga) untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

·         Reitsma dan Kleinpenning
Kemiskinan adalah ketidakmampuan individu untuk memenuhi kebutuhannya, baik yang bersifat material maupun non-material.

Garis kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. Dalam praktiknya, pemahaman resmi atau umum masyarakat mengenai garis kemiskinan  lebih tinggi di negara maju daripada di negara berkembang.

  5.   Penyebab dan Dampak Kemiskinan di Indonesia
 Dampak Kemiskinan
·         Kriminalitas Meningkat
Kemiskinan seringkali dikaitkan dengan kriminalitas. Bukan tanpa sebab, karena masyarakat miskin cenderung melakukan apa saja untuk memenuhi kebuhtuhan hidup mereka, termasuk melakukan kriminalitas. Beberapa bentuk kriminalitas tersebut yaitu pencurian, perampokan, begal, penipuan, bahkan pembunuhan.

·         Angka Kematian yang Tinggi
Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan umumnya tidak mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Hal ini menyebabkan tingginya angka kematian pada masyarakat miskin. Selain itu, gizi yang buruk juga merupakan masalah yang sering terjadi pada masyarakat miskin. Asupan gizi yang kurang menyebabkan kesehatan dan perkembangan fisik masyarakat miskin sangat buruk.

·         Akses Pendidikan Tertutup
Biaya pendidikan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkau dunia pendidikan. Hal ini semakin memperburuk situasi masyarakat yang kekurangan karena kurangnya pendidikan membuat mereka tidak bisa bersaing dan tidak bisa bangkit dari keterpurukan.

·         Pengangguran Semakin Banyak
Masyarakat miskin yang tidak mendapatkan akses pendidikan akan sulit bersaing di dunia kerja maupun usaha. Hal ini kemudian akan menyebabkan pengangguran semakin meningkat.

·         Munculnya Konflik di Masyarakat
Rasa kecewa dan ketidakpuasan masyarakat miskin biasanya dilampiaskan dengan berbagai tindakan anarkis. Bahkan seringkali konflik bernuansa SARA timbul di masyarakat sebagai cara pelampiasan kekecewaan masyarakat miskin.

Penyebab Kemiskinan
·         Laju Pertumbuhan Penduduk
Angka kelahiran yang tinggi akan mengakibatkan laju pertumbuhan penduduk suatu negara menjadi besar. Bila laju pertumbuhan ini tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka hal ini akan mengakibatkan angka kemiskinan akan semakin meningkat di suatu negara.

·         Angka Pengangguran Tinggi
Lapangan kerja yang terbatas menyebabkan angka pengangguran di suatu negara menjadi tinggi. Semakin banyak pengangguran maka angka kemiskinan juga akan meningkat. Peningkatan angka pengangguran juga dapat menimbulkan masalah lain yang meresahkan masyarakat. Misalnya munculnya pelaku tindak kejahatan, pengemis, dan lain-lain.

·         Tingkat Pendidikan yang Rendah
Masyarakat yang tingkat pendidikannya rendah cenderung tidak memiliki keterampilan, wawasan, dan pengetahuan yang memadai. Sehingga mereka tidak bisa bersaing dengan masyarakat yang berpendidikan tinggi di dunia kerja maupun dunia usaha. Hal ini kemudian membuat angka pengangguran dan kemiskinan menjadi bertambah.

·         Bencana Alam
Bencana alam merupakan faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat dicegah karena berasal dari alam. Bencana alam seperti tsunami, banjir, tanah longsor, dan lain-lain, akan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur maupun psikologis. Peristiwa bencana alam yang besar dapat mengakibatkan masyarakat mengalami kemiskinan karena kehilangan harta.

·         Distribusi yang Tidak Merata
Ketidaksamaan pola kepemilikian sumber daya akan menimbulkan ketimpangan dalam distribusi pendapatan. Pada umumnya, masyarakat yang hanya memiliki sumber daya terbatas dan berkualitas rendah berada di bawah garis kemiskinan.








Perdagangan dan Pemasaran Internasional


1.       Perdagangan Internasional dan Pemasaran Internasional

A.    Perdagangan Internasional adalah suatu interaksi antar negara dalam bentuk jual-beli barang maupun jasa atas dasar kesepakatan bersama. perdagangan internasional adalah kegiatan jual-beli yang dilakukan satu negara dengan negara lain, dimana hal ini terjadi sebagai akibat keterbatasan sumber daya yang ada negara tersebut. Perdagangan antar negara memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan suatu negara yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut, entah itu karena adanya keterbatasan sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, ataupun skill.
B.    Pemasaran Internasional adalah kegiatan pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.
                                                  
2.       Bentuk – bentuk hambatan yang terjadi dalam perdagangan antar negara :

A.    Tarif adalah hambatan perdagangan berupa penetapan pajak atas barang-barang impor. Apabila suatu barang impor dikenakan tarif, maka harga jual barang tersebut di dalam negeri menjadi mahal. Hal ini menyebabkan masyarakat enggan untuk membeli barang tersebut, sehingga barang-barang hasil produksi dalam negeri lebih banyak dinikmati oleh masyarakat.
B.    Kuota adalah hambatan kuantitaif yang membatasi impor barang secara khusus dengan spesifikasi jumlah unit atau nilai total tertentu per periode waktu. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya ada beberapa pengecualian bagi pemegang lisensi impor atau yang mempunyai hak-hak istimewa (privileges) yang diberikan oleh pemerintah untuk diizinkan memasukkan barang ke dalam negeri.
C.    Dumping merupakan salah satu bentuk hambatan perdagangan yang bersifat nontarif, berupa diskriminasi harga. Masalah Dumping merupakan substansi dibidang rules making yang akan semakin penting bagi negara berkembang yang akan meningkatkan ekspor nonmigas terutama dibidang manufaktur. Perbuatan melakukan praktek dumping dianggap srbagai perbuatan yang tidak fair ( unfair ). Dikarenakan hal tersebut menimbulkan perdagangan yang tidak fair, karena bagi negara pengimpor, perdagangan dengan motif dumping akan menimbulkan kerugian bagi dunia usaha atau industri barang sejenis dalam negeri, dengan terjadinya banjir barang-barang dari pengekspor yang harganya jauh lebih mudah daripada barang-barang dalam negeri akan mengakibatkan barang sejenis akan kalah bersaing
D.   Embargo perdagangan adalah larangan perdagangan dengan negara lain atau kelompok negara. Pembatasan ini dapat di ekspor dan / atau impor, dan dapat menjadi larangan total perdagangan atau terbatas pada produk tertentu. Embargo dapat dinyatakan baik oleh satu negara, atau oleh sekelompok negara terhadap negara tertentu untuk mengisolasi itu, pemerintah dan tekanan yang menyebabkan itu untuk membalik kebijakan tertentu. Kadang-kadang embargo yang diterapkan Negara terhadap perilaku yang telah dikutuk oleh masyarakat internasional.

3.    Pemerintah menerapkan hambatan perdagangan di Indonesia karena indonesia merupakan negara yang masih berkembang tetapi sudah ingin ke arah negara maju. Jadi, pemerintah indonesia saat ini menerapkan hambatan perdagangan sehingga membuat indonesia menjadi negara yang mengurangi efisiensi ekonomi. Efisiensi ekonomi itu sendiri adalah tentang bagaimana suatu negara dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya ekonomi, yang dimana sumber daya ekonomi itu meliputi tanah, tenaga kerja dan juga modal. Jika negara indonesia, pemerintahnya tidak menerapkan hambatan perdagangan, maka menyebabkan harga produk dan jasa dari luar negeri menurun dan justru merugikan negara indonesia karena permintaan untuk produk dan jasa lokanpun akan berkurang. Hal ini menyebabkan industri – industri lokalpun akan mati/mengalami penurunan produksi. Akan tetapi, jika pemerintah negara indonesia menerapakan hambatan perdagangan itu juga bisa berdampak negatif apalagi untuk negara eksportir seperti Amerika yang akan mengalami kerugian. Di indonesia, pemerintah banyak menggunakan hambatan perdagangan dengan membatasi impor pertanian dari luar negeri sehingga dapat melindungi petani dari turunnya harga lokal. Untuk itu, saat ini pemerintah indonesia sudah berkomitmen ingin menghapus hambatan perdagangan karena banyak produk indonesia yang membutuhkan bahan baku yang tidak tersedia di negara sendiri sehingga membutuhkan impor dari negara luar. Jika pemerintah membatasinya maka akan berdampak rugi bagi negara indonesia itu sendiri maupun bagi negara eksporirnya dan juga dapat menghambat pertumbuhan investasi di negara indonesia.

4.     Pertumbuhan penduduk dengan cepat di negara berkembang pada umumnya menjadi masalah apalagi menyangkut pembangunan ekonomi. Pertumbuhan penduduk menyebabkan jumlah pengangguran tinggi dan juga tingkat kemiskinan pun tinggi. Pertumbuhan penduduk di negara berkembang merupakan masalah yang utama bagi pembangunan ekonomi, untuk itu masalah tersebut harus cepat diatas yaitu dengan cara menekan laju pertumbuhan penduduk. Akan tetapi, cara tersebut pasti memiliki hambatan – hambatan tertentu. Dan juga dengan adanya urbanisasi ( perpindahan penduduk dari desa ke kota) dikarenakan pembangunan ekonomi yang tidak merata menyebabkan banyaknya pengangguran di kota – kota besar yang harus diatasi agar pembangunan ekonomi bisa merata diseluruh wilayah.Tingkat pengangguran yang terlalu cepat juga dapat menyebabkan kekacauan politik sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Untuk itu, pemerintah perlu menyediakan lapangan perkerjaan agar tingkat pengangguran tidak terlalu tinggi sehingga pertumbuhan dan perkembangan ekonomi dapat dilakukan agar merata.

5.       Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Sifat – sifat Pertumbuhan Ekonomi dan Faktor – faktor yang Mempengaruhinya
A.      Pertumbuhan Ekonomi adalah sebuah kondisi dimana meningkatnya pendapatan karena terjadi peningkatan produksi barang dan jasa. Peningkatan pendapatan tersebut tidak dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan jumlah penduduk, dan dapat kita lihat dari output yang meningkat, perkembangan teknologi, dan berbagai inovasi di bidang sosial.

Menurut para ahli
·         Adam Smith
Menurut Adam Smith, pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat ekonomi pada suatu negara yang bertumpu pada adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya pertambahan penduduk maka output atau hasil dari suatu negara akan ikut bertambah.
·         Sadono Sukimo (1985)
Menurut Sadono Sukimo, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat kegiatan ekonomi yang berlaku dari tahun ke tahun. Untuk mengetahui pertumbuhannya, maka harus dilakukan perbandingan pendapatan nasional negara dari tahun ke tahun, yang kita kenal dengan laju pertumbuhan ekonomi.

B.      Sifat Sifat Pertumbuhan Ekonomi
·         Suatu proses
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya pembangunan ekonomi itu berlangsung berlangsung secara terus-menerus bukan merupakan kegiatan yang sifatnya insidental ( tidak sengaja).
·         Usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Dikatakan terjadi pembangunan ekonomi jika terjadi kenaikan dalam hal pendapatan per kapita, karena kenaikan pendapatan kenaikan per kapita itu  merupakan cerminan terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.

·         Kenaikan pendapatan per kapita berlangsung dalam jangka panjang
Pendapatan per kapita secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa pendaptan per kapita harus mengalami kenaikan secara terus-menerus, tetapi pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya tidak terlalu besar.

·         Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi atau kelembagaan.
Maksudnya, dikatakan terjadi pembanguna ekonomi bukan saja berarti peningkatan pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan per kapita juga harus diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya di sektor pertanian, yang dulunya pengolahan lahan dengan menggunakan tenaga hewan, sekarang berganti meggunkana traktor

C.      Faktor – faktor yang Mempengaruhinya

·         Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia adalah salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara. Faktor SDM dapat mempercepat atau justru memperlambat proses pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh, ketika suatu negara memiliki peningkatan jumlah pengangguran terhadap penduduknya maka negara tersebut dapat dikatakan sedang mengalami kemunduran.

·         Sumber Daya Alam
Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Namun, kekayaan SDA tersebut tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang baik untuk mengelolanya. Alhasil, Indonesia seringkali melakukan ekspor barang mentah dan mengimpornya kembali saat barang yang sudah jadi dengan harga yang lebih mahal. Dengan keterbatasan pengelolaan sumber daya alam ini mengharuskan suatu bisnis atau perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan bahan mentah seringkali harus mengimpor bahan dasar dari luar negeri sehingga mengakibatkan produk perushaan jauh lebih mahal daripada ketika harus mendapatkannya dari dalam negeri.

·         Kemajuan IPTEK
Suatu negara dikatakan maju dalam ekonomi ketika mengalami peningkatan dalam penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Tak terkecuali pada suatu perusahaan yang mengedepankan teknologi untuk menghasilkan suatu barang dan jasa yang lebih efisien. Penggunaan teknologi yang sudah maju mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut mampu menghasilkan produk lebih cepat dan efisien. Teknologi dalam hal peralatan produksi yang digunakan dapat membantu meminimalisir serapan tenaga kerja sehingga anggaran untuk pegawai dapat dipangkas dan digunakan untuk keperluan lain.

·         Tingkat Inflasi
Inflasi juga merupakan salah satu gejala yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Inflasi adalah kejadian dimana laju peredaran rupiah tak terkendali. Meningkatnya harga-harga berpengaruh terhadap produktifitas bahan baku karena menyebabkan peningkatan biaya operasi perusahaan untuk pemasokan bahan baku. Tidak hanya itu, adanya inflasi akan mempengaruhi gaji pegawai suatu perusahaan.

·         Tingkat Suku Bunga

Sistem dan Sistem Ekonomi


  1. Menurut pemahaman kelompok kami mengenai sistem dan juga sistem ekonomi yaitu, pengertian dari sistem itu sendiri adalah sekelompok komponen ataupun elemen yang saling berinteraksi dan juga saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang  dimana bentuk serta keberadaan sistempun bisa dimanapun dan apapun. Sedangkan mengenai sistem ekonomi itu sendiri adalah bagian dari suatu tata kelola negara yang menjalankan fungsinya di bidang ekonomi dengan tujuan untuk kesejahteraan rakyat.
Berdasarkan faktanya, sistem ekonomi terbagi menjadi 5 macam :
a.       Sistem ekonomi tradisional
Sistem yang di terapkan secara turun temurun atau sudah ada sejak jaman nenek moyang dengan memanfaatkan alam dan juga tenaga kerja
b.      Sistem ekonomi pasar
Sistem ini merupakan sistem yang dimana masyarakatnya bisa menjadi lebih kreatif dan juga berinisiatif dalam mengatur kegiatan-kegiatan perekonomiannya.
c.       Sistem ekonomi sosial
Sistem ini merupakan sistem pengaturan perekonomian yang dimana diatur oleh pemerintah secara terpusat.
d.      Sistem ekonomi campuran
Sistem ini mengeluarkan pasar bebas tetapi bukan suatu persaingan. Jadi pasar tersebut harus ada campur tangan dari pemerintah agar kehidupan perekonomiannya stabil.
e.      Sistem ekonomi islam
Sistem ini merupakan sistem yang mempelajari masalah ekonomi rakyat tetapi diilhami dengan adanya nilai-nilai agama.

  2. Menurut kelompok kami mengenai seberapa pentingkah  sistem ekonomi bagi penyelenggaraan pemerintah suatu negara, jawabannya adalah sangat penting. Karena suatu negara harus memiliki suatu pedoman atau panduan bagi negara ataupun pemerintahannya itu sendiri sehingga dapat mengatur semua yang berkaitan dengan negaranya maupun pemerintahannya. Sistem ekonomi merupakan suatu cara  bagi pemerintah untuk mencapai tujuan perekonomian di negaranya. Sistem ekonomi juga merupakan suatu hal atau suatu sistem yang tidak mungkin tidak ada suatu negara, karena suatu negara memiliki masyarakat atau makhluk sosial yang selalu melakukan kegiatan – kegiatan ekonomi.

  3. Kelompok kami setuju bahwa sistem ekonomi dan sistem politik seperti dua sisi mata uang. Sistem ekonomi dan sistem politik adalah hubungan yang tidak dapat dipisahkan . Hubungan ekonomi dan politik adalah hal yang saling berkaitan .  konsepsi Politik yang banyak membicarakan persoalan tata Negara, selalu berusaha untuk mewujudkan sebuah system ketatanegaraan yang baik, untuk mewujudkan kesejahteraan negaranya sistem politik  terdapat dalam suatu negara yang telah memiliki badan-badan atau organisasi. Sementara disisi lain Konsepsi ekonomi yang banyak membicarakan tentang kebutuhan hidup warga Negara,(produksi, komsumsi, dan distribusi)selalu berusaha untuk memberikan solusi dan mekanisme agar kebutuhan warga Negara bisa terpenuhi. Maka setiap sistem politik sangat membutuhkan sistem ekonomi untuk mengatur dan mengurus semua urusan ekonomi atau keuangan dalam suatu politik.


Nama Anggota Kelompok :
1.       Syafirasari Rizki H
2.       Virni Eki S
3.       Zana Zhafirah K A


Bahasa Inggris Bisnis : 16 Setence Active to be Passive

  Virni Eki Septiani 27218264 3EB03 16 Setense Active to be Passive 1.        Simple present A : Virni cooperates with the friend to...