Selasa, 16 April 2019

Perdagangan dan Pemasaran Internasional


1.       Perdagangan Internasional dan Pemasaran Internasional

A.    Perdagangan Internasional adalah suatu interaksi antar negara dalam bentuk jual-beli barang maupun jasa atas dasar kesepakatan bersama. perdagangan internasional adalah kegiatan jual-beli yang dilakukan satu negara dengan negara lain, dimana hal ini terjadi sebagai akibat keterbatasan sumber daya yang ada negara tersebut. Perdagangan antar negara memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan suatu negara yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut, entah itu karena adanya keterbatasan sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, ataupun skill.
B.    Pemasaran Internasional adalah kegiatan pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.
                                                  
2.       Bentuk – bentuk hambatan yang terjadi dalam perdagangan antar negara :

A.    Tarif adalah hambatan perdagangan berupa penetapan pajak atas barang-barang impor. Apabila suatu barang impor dikenakan tarif, maka harga jual barang tersebut di dalam negeri menjadi mahal. Hal ini menyebabkan masyarakat enggan untuk membeli barang tersebut, sehingga barang-barang hasil produksi dalam negeri lebih banyak dinikmati oleh masyarakat.
B.    Kuota adalah hambatan kuantitaif yang membatasi impor barang secara khusus dengan spesifikasi jumlah unit atau nilai total tertentu per periode waktu. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya ada beberapa pengecualian bagi pemegang lisensi impor atau yang mempunyai hak-hak istimewa (privileges) yang diberikan oleh pemerintah untuk diizinkan memasukkan barang ke dalam negeri.
C.    Dumping merupakan salah satu bentuk hambatan perdagangan yang bersifat nontarif, berupa diskriminasi harga. Masalah Dumping merupakan substansi dibidang rules making yang akan semakin penting bagi negara berkembang yang akan meningkatkan ekspor nonmigas terutama dibidang manufaktur. Perbuatan melakukan praktek dumping dianggap srbagai perbuatan yang tidak fair ( unfair ). Dikarenakan hal tersebut menimbulkan perdagangan yang tidak fair, karena bagi negara pengimpor, perdagangan dengan motif dumping akan menimbulkan kerugian bagi dunia usaha atau industri barang sejenis dalam negeri, dengan terjadinya banjir barang-barang dari pengekspor yang harganya jauh lebih mudah daripada barang-barang dalam negeri akan mengakibatkan barang sejenis akan kalah bersaing
D.   Embargo perdagangan adalah larangan perdagangan dengan negara lain atau kelompok negara. Pembatasan ini dapat di ekspor dan / atau impor, dan dapat menjadi larangan total perdagangan atau terbatas pada produk tertentu. Embargo dapat dinyatakan baik oleh satu negara, atau oleh sekelompok negara terhadap negara tertentu untuk mengisolasi itu, pemerintah dan tekanan yang menyebabkan itu untuk membalik kebijakan tertentu. Kadang-kadang embargo yang diterapkan Negara terhadap perilaku yang telah dikutuk oleh masyarakat internasional.

3.    Pemerintah menerapkan hambatan perdagangan di Indonesia karena indonesia merupakan negara yang masih berkembang tetapi sudah ingin ke arah negara maju. Jadi, pemerintah indonesia saat ini menerapkan hambatan perdagangan sehingga membuat indonesia menjadi negara yang mengurangi efisiensi ekonomi. Efisiensi ekonomi itu sendiri adalah tentang bagaimana suatu negara dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya ekonomi, yang dimana sumber daya ekonomi itu meliputi tanah, tenaga kerja dan juga modal. Jika negara indonesia, pemerintahnya tidak menerapkan hambatan perdagangan, maka menyebabkan harga produk dan jasa dari luar negeri menurun dan justru merugikan negara indonesia karena permintaan untuk produk dan jasa lokanpun akan berkurang. Hal ini menyebabkan industri – industri lokalpun akan mati/mengalami penurunan produksi. Akan tetapi, jika pemerintah negara indonesia menerapakan hambatan perdagangan itu juga bisa berdampak negatif apalagi untuk negara eksportir seperti Amerika yang akan mengalami kerugian. Di indonesia, pemerintah banyak menggunakan hambatan perdagangan dengan membatasi impor pertanian dari luar negeri sehingga dapat melindungi petani dari turunnya harga lokal. Untuk itu, saat ini pemerintah indonesia sudah berkomitmen ingin menghapus hambatan perdagangan karena banyak produk indonesia yang membutuhkan bahan baku yang tidak tersedia di negara sendiri sehingga membutuhkan impor dari negara luar. Jika pemerintah membatasinya maka akan berdampak rugi bagi negara indonesia itu sendiri maupun bagi negara eksporirnya dan juga dapat menghambat pertumbuhan investasi di negara indonesia.

4.     Pertumbuhan penduduk dengan cepat di negara berkembang pada umumnya menjadi masalah apalagi menyangkut pembangunan ekonomi. Pertumbuhan penduduk menyebabkan jumlah pengangguran tinggi dan juga tingkat kemiskinan pun tinggi. Pertumbuhan penduduk di negara berkembang merupakan masalah yang utama bagi pembangunan ekonomi, untuk itu masalah tersebut harus cepat diatas yaitu dengan cara menekan laju pertumbuhan penduduk. Akan tetapi, cara tersebut pasti memiliki hambatan – hambatan tertentu. Dan juga dengan adanya urbanisasi ( perpindahan penduduk dari desa ke kota) dikarenakan pembangunan ekonomi yang tidak merata menyebabkan banyaknya pengangguran di kota – kota besar yang harus diatasi agar pembangunan ekonomi bisa merata diseluruh wilayah.Tingkat pengangguran yang terlalu cepat juga dapat menyebabkan kekacauan politik sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Untuk itu, pemerintah perlu menyediakan lapangan perkerjaan agar tingkat pengangguran tidak terlalu tinggi sehingga pertumbuhan dan perkembangan ekonomi dapat dilakukan agar merata.

5.       Pengertian Pertumbuhan Ekonomi, Sifat – sifat Pertumbuhan Ekonomi dan Faktor – faktor yang Mempengaruhinya
A.      Pertumbuhan Ekonomi adalah sebuah kondisi dimana meningkatnya pendapatan karena terjadi peningkatan produksi barang dan jasa. Peningkatan pendapatan tersebut tidak dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan jumlah penduduk, dan dapat kita lihat dari output yang meningkat, perkembangan teknologi, dan berbagai inovasi di bidang sosial.

Menurut para ahli
·         Adam Smith
Menurut Adam Smith, pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat ekonomi pada suatu negara yang bertumpu pada adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya pertambahan penduduk maka output atau hasil dari suatu negara akan ikut bertambah.
·         Sadono Sukimo (1985)
Menurut Sadono Sukimo, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat kegiatan ekonomi yang berlaku dari tahun ke tahun. Untuk mengetahui pertumbuhannya, maka harus dilakukan perbandingan pendapatan nasional negara dari tahun ke tahun, yang kita kenal dengan laju pertumbuhan ekonomi.

B.      Sifat Sifat Pertumbuhan Ekonomi
·         Suatu proses
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya pembangunan ekonomi itu berlangsung berlangsung secara terus-menerus bukan merupakan kegiatan yang sifatnya insidental ( tidak sengaja).
·         Usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Dikatakan terjadi pembangunan ekonomi jika terjadi kenaikan dalam hal pendapatan per kapita, karena kenaikan pendapatan kenaikan per kapita itu  merupakan cerminan terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.

·         Kenaikan pendapatan per kapita berlangsung dalam jangka panjang
Pendapatan per kapita secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa pendaptan per kapita harus mengalami kenaikan secara terus-menerus, tetapi pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya tidak terlalu besar.

·         Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi atau kelembagaan.
Maksudnya, dikatakan terjadi pembanguna ekonomi bukan saja berarti peningkatan pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan per kapita juga harus diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya di sektor pertanian, yang dulunya pengolahan lahan dengan menggunakan tenaga hewan, sekarang berganti meggunkana traktor

C.      Faktor – faktor yang Mempengaruhinya

·         Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia adalah salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara. Faktor SDM dapat mempercepat atau justru memperlambat proses pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh, ketika suatu negara memiliki peningkatan jumlah pengangguran terhadap penduduknya maka negara tersebut dapat dikatakan sedang mengalami kemunduran.

·         Sumber Daya Alam
Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Namun, kekayaan SDA tersebut tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang baik untuk mengelolanya. Alhasil, Indonesia seringkali melakukan ekspor barang mentah dan mengimpornya kembali saat barang yang sudah jadi dengan harga yang lebih mahal. Dengan keterbatasan pengelolaan sumber daya alam ini mengharuskan suatu bisnis atau perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan bahan mentah seringkali harus mengimpor bahan dasar dari luar negeri sehingga mengakibatkan produk perushaan jauh lebih mahal daripada ketika harus mendapatkannya dari dalam negeri.

·         Kemajuan IPTEK
Suatu negara dikatakan maju dalam ekonomi ketika mengalami peningkatan dalam penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Tak terkecuali pada suatu perusahaan yang mengedepankan teknologi untuk menghasilkan suatu barang dan jasa yang lebih efisien. Penggunaan teknologi yang sudah maju mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut mampu menghasilkan produk lebih cepat dan efisien. Teknologi dalam hal peralatan produksi yang digunakan dapat membantu meminimalisir serapan tenaga kerja sehingga anggaran untuk pegawai dapat dipangkas dan digunakan untuk keperluan lain.

·         Tingkat Inflasi
Inflasi juga merupakan salah satu gejala yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Inflasi adalah kejadian dimana laju peredaran rupiah tak terkendali. Meningkatnya harga-harga berpengaruh terhadap produktifitas bahan baku karena menyebabkan peningkatan biaya operasi perusahaan untuk pemasokan bahan baku. Tidak hanya itu, adanya inflasi akan mempengaruhi gaji pegawai suatu perusahaan.

·         Tingkat Suku Bunga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahasa Inggris Bisnis : 16 Setence Active to be Passive

  Virni Eki Septiani 27218264 3EB03 16 Setense Active to be Passive 1.        Simple present A : Virni cooperates with the friend to...